Showing posts with label book. Show all posts
Showing posts with label book. Show all posts

Saturday, May 02, 2009

KISAH 3 POHON CEMARA

Memasuki musim semi ini, yang mana terangnya siang lebih panjang dari gelapnya malam, aku dan Mark mulai membenahi kebun kami baik yang ada di depan maupun kebun belakang kami. Mulai potong rumput, mencabut tumbuhan-tumbuhan liar di sekitar pematang bunga dan menanam lagi bunga-bunga untuk musim panas, karna bunga-bunga yang ada dulu sudah rontok semenjak musim gugur dan musim dingin lalu. Karna sampai jam 8 malam masih terang seperti jam 3 sore, jadi setelah pulang kerja jam 6 sore Mark pun masih punya waktu untuk sekedar merapikan bentuk pohon cemara kami. Kebetulan ada 3 pohon cemara di halaman depan rumah kami, 2 di pojok kanan dan 1 di tengah-tengah kebun.

Menunggui suamiku yang sibuk memangkas dan merapikan bentuk pohon-pohon cemara kami, aku jadi ingat "Kisah 3 Pohon Cemara" yang pernah kubaca dari Buku Chicken Soup for The Soul dulu.....

Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka. Pohon pertama berkata, “Kelak aku ingin menjadi sebuah PETI, yang akan diisi dengan emas, perak dan berbagai batu permata. Supaya kelak semua orang akan mengagumi keindahannya, merawat dan memujaku".
Kemudian pohon kedua berkata, "Suatu hari kelak aku akan menjadi KAPAL yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku".
Akhirnya pohon ketiga pun juga mengatakan keinginannya, "Kalau aku, ingin tumbuh menjadi POHON TERTINGGI di hutan di puncak bukit. Sehingga orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu tingginya, bahkan sangat dekat untuk bisa menggapai surga dan Tuhan. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang akan mengingatku".

Setelah beberapa waktu ke 3 pohon cemara tadi tetap berdoa dan berharap agar impian mereka terkabu, sampai pada suatu hari sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu. Pohon pertama di bawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun.Tetapi jawaban doanya tidak seperti harapannya, karena tukang kayu itu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makan ternak. Pada akhirnya ia hanya diletakkan di kandang dan diisi jerami.
Pohon ke dua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi ternyata ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang kecil. Impiannya untuk menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir.
Sedangkan pohon ketiga akhirnya cuma dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok di tempat gelap!

Tahun demi tahun berlalu, dan ketiga pohon itu telah melupakan impian dan harapannya. Sampai kemudian pada suatu hari, sepasang suami-istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di atas tumpukan jerami di kotak makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya diletakkan harta yang sangat berharga di sepanjang masa.Bertahun-tahun kemudian, sekolompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon cemara yang ke-2. Kemudian di tengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berpikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang didalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata, ” DIAM! Tenanglah! dan badaipun berhenti. Ketika itu, tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja. Akhirnya setelah beberapa tahun, seorang datang dan mengambil pohon ke-3. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki ini kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan Tuhannya.....

YA... KETIKA KEADAAAN TIDAK SEPERTI YANG KITA INGINKAN, KETAHUILAH BAHWA TUHAN MEMILIKI RENCANA LAIN UNTUK KITA. JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA, TUHAN AKAN MEMBERIMU BERKAT-BERKAT BESAR. SEPERTI HALNYA KETIGA POHON CEMARA TADI MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN, TETAPI TIDAK DENGAN CARA SEPERTI YANG MEREKA RENCANAKAN. MEMANG, KITA TIDAK SELALU TAHU APA RENCANA TUHAN BAGI KITA. TAPI YAKINLAH BAHWA RANCANGAN TUHAN ADALAH YANG TERBAIK BUAT KITA. BAHKAN KETIKA KITA MERASA TIDAK ADA JALAN, TUHAN AKAN BUAT JALAN BUAT KITA....
KEEP FAITH AND GOD BLESS, FRIEND!


Link :

Monday, March 16, 2009

PURPOSE DRIVEN LIFE

Dear friends,
I just want to share with you about the new insights I found by this. Hope it could be blessing you too...
RICK WARREN - and his wife now having cancer, he is the author of the Purpose Driven Life. He is a pastor of Saddleback Church in California now, is said the prayer also during the inaugural ceremony of Barack Obama as President of USA.


In the interview by Paul Bradshaw with him, Rick said :
People ask me, "What is the purpose of life?". And I respon that in a nutshell, life is preparation for eternity. We were not made to last forever, and God wants us to be with HIM in heaven.
One day my heart is going to stop, and that will be the end of my body... but not the end of me! I may live 60 to 100 years on earth, but I am going to spend trillions of years eternity. This is the warm up act the dress rehearsal. God wants us to practice on earth what we will do forever in eternity.

We were made by God and for God, and until you figure that out, life is not going to make sense. Life is series of problem : Either you are in one nw, you are just coming out of one, or you are getting ready to go into another one. The reason for this that God is more interested in your character than your comfort; God is more interested in making your life holy than He is making your life happy. We an be reasonably happy here on earth, but that is not the goal of life. The goal is to grow in character, in Christ likeness.
This past year has been the greatest year of my life but also the toughest, with my wife - Kay, getting cancer. I used to think that life was hills and valleys, I believe that it is kind of like two rails on a railroad track, and at all times you have something good and something bad in your life. No matter how good things are in your life, there is always something bad that needs to be worked on! And no matter how bad things are in your life, there is something good you can thank God for...

You can focus on your purposes, or you can focus on your problems. If you focus on your problems, you are going to self centeredness, which is my problems, my issues, my pains, etc. But one of the easiest ways to get rid of pain is to get your focus off your self and onto God and others.

We discovered quickly that in spite of prayers of hundreds of thousands of people, God was not going to heal Kay or make it easy for her! It has been very difficult for her, and yet God has strengthened her characters, given her a ministry of helping other people, given her a testimony, drawn her closer to God and to people. So, you have to learn to deal with both the good and the bad of life.

Actually, sometimes learning to deal with the good is harder. For instance, this past year, all of sudden, when the book sold 15 million copies! It made me instantly very wealthy. It also brought a lot of notoriety that I had never had to deal with before. I don't think God gives you money or notoriety for your own ego for you to life of easy...

So, I began to ask God what HE wanted me to do with this money, notoriety and influence?! HE gave me two different passages that helped me decide what to do, in II CORIANTHIANS 9 and in PSALM 72.

We need to ask ourselves, "Am I going to live for possessions?! or popularity?!. Am I going to be driven by pressures?! or guilty?! bitterness?! materialism?!. Or am I going to be driven by God's purposes (for my life)?!".

When I get up in the morning, I sit on the side of my bed and say, "God, if I don't get anything else done today, I want to know YOU more and love YOU better!".
God did not pu me on earth just to fulfill a 'to do' list. HE is more interested in what I am than what I do... That is why we were called 'human beings, and not human doings'.

Happy moments...PRAISED GOD!
Difficult moments...SEEK GOD!
Quiet moments...WORSHIP GOD!
Painful moments...TRUST GOD!
Every moments...THANK GOD!


Link :

Wednesday, December 31, 2008

PSALM 23





TUHAN, GEMBALAKU YANG BAIK
Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-NYA.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
Aku tidak takut bahaya, Sebab Engkau besertaku;
Gada-MU dan tongkat-MU, itulah yang menghibur aku,

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku;
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;
pialaku penuh melimpah

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku,
seumur hidupku;
Dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.
Ya, Psalm 23 atau Mazmur 23, adalah salah satu pasal favoritku di Alkitab (tanpa bermaksud mengecilkan peran pasal-pasal lain tentunya). Aku ingat pernah menyanyikan Hymne Pasal ini dengan "Tehillim" (Paduan Suara Kaum Muda GKJ Banyumanik, Semarang) pada waktu pemberkatan nikahnya adikku di GKJ Ungaran, Semarang. Bahkan aku dan adikku yang lain (Okta) menjadi solist-nya... (phiew... masih terbayang deh betapa nervous-nya aku menyanyikannya waktu itu!).

Waktu masih di Indonesia saja betapa aku sangat menghayati Pasal ini, sungguh-sungguh menguatkan dan mengingatkan jiwaku pada saat aku dalam duka, kekuatiran, dan ketakutan. Kadang-kadang tanpa sadar aku membisikkannya dalam hatiku, hanya sekedar menguatkan iman percayaku. Dan ini sering kulakukan dimanapun dan kapanpun aku berada, bisa di dalam bis dalam perjalanan, kadang di tengah-tengah rapat, kadang sebelum aku tidur sambil memejamkan mataku...

Lebih-lebih sekarang setelah aku tinggal dengan suamiku, di sini. Betapa gaung Pasal ini sangat ampuh menguatkan jiwaku... Bisa dikatakan aku sekarang merantau (ceileh... puitis banget!), karena jauh dari sanak saudara dan teman; berbeda bahasa dan kebudayaan; terpisah jauh melintasi selat dan samudera, pulau dan negara. Makanya kadang aku bercanda, bahwa hidupku sekarang dalam rangka tetap mengabdi pada Tuhan dan berbakti pada suami (mau bilang berbakti pada Nusa dan Bangsa, tapi kan tidak sedang hidup di Indonesia, jadi ya biar gampang kuganti aja berbakti pada suami... hehehe - memang iya kan!).

Betapa bahagianya jiwaku, karena aku tahu aku tidak akan pernah sendiri... Ada Seseorang Yang Agung, yang berjalan di depanku, yang akan selalu menuntun langkah hidupku... Dan aku hanya berkata "Tenanglah jiwaku...", sembari ku bisikan setiap kalimat dalam Pasal ini seiring helaan nafasku di tempatku yang baru, di sini, di United Kingdom...
PSALM 23
Lord is my shepherd, I shall not be in want.
He makes me lie down in green pastures,
He leads me beside quiet waters,

He restores my soul.
He guides me in paths of righteousness for His name's sake.

Even though I walk through the valley of shadow of death,
I will fear no evil, for You are with me;
Your rod and Your staff, they comfort me.

You prepare a table before me in the presence of my enemies,
You anoint my head with oil;
my cup overflows.

Surely goodness and love will follow me all the days of my life,
and I will dwell in the house of the Lord
for ever.

* Preston, akhir Desember 2008...

Link :

Friday, May 18, 2007

Hello World!

"In God we trust, by the book we are dreaming..."

Yep, dreams are necessary to life। But sometime we could full fill our dreams by reading a book. So, by this zone I would love all of you friends to shared a book ever you read, or just sharing your experiences of live. Any way, thanks for viewing my blogs and feel free leaving your comments in.
Cheers!

Link :